Pages - Menu

Tampilkan postingan dengan label cerita malam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita malam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Mei 2014

Kejadian Kecil di Warkop

*Saatnya salam keceriaan*
Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh!!!
*Dadah² sama Wendy*

Dulu saya pernah liat ada seorang anak lelaki kecil yang sedang dieksekusi ibunya di warkop. Mulutnya disambelin pake sambel botol. Anak tersebut sontak menangis, berteriak sejadi-jadinya tapi ibunya tidak peduli.
Dalam hati saya, dih ganas amat nih ibu sama anak sendiri! masa cara didiknya begini?!
begitulah respon saya ketika belum tau masalah sebenarnya...

ibu: kenapako pukul ki (sebut sj A)? (kenapa kamu pukul si A?)

anak: (msh menjerit-jerit)

ibu: (pertanyaan yang sama)

anak: tidak kusuka ki! (saya tidak suka dia)

ibu: jadi klo ko tdk suka sm A, ko pukul sj? na apaiko A kah? (lantas kalo kamu tidak suka sama A, kamu pukul saja? memangnya kamu diapain A?)

anak: (masih menangis dan menjerit kepedisan, tidak punya jawaban)

====================

Dari kejadian itu, sekali lagi saya belajar untuk tidak mendadak menuduh orang lain buruk padahal saya
tidak tau masalah yang sedang terjadi
Kedua, saya belajar dari kata-kata si ibu, jadi kalo tidak ko suka orang lain padahal dia ndak apa-apai ko, kenapa mauko jahati ki?... 

Saya kasih contoh di kehidupan sehari-sehari saya yah. Misal setelah saya menjadi senior di kampus dan menjadi seorang asisten dosen saat praktikum di lab, biasalah cewek ketemu sesamanya apalagi yang tukang gosip atau si tukang nyinyir. Senior kaya saya tuh paling gak tahan kalo ngeliat ada junior yang nyebelin bergaya mencolok mata, mati kiri sama senior lawan jenis, dan gak pinter jadilah mereka bahan nyinyiran antara saya dan teman-teman saya. Kalo sudah kayak gini jadilah tim penyinyir yang lama insyafnya gara-gara selalu ada bahan gosip serta lingkungan sosial yang mendukung  (pliss, jangan ditiru masa kelam saya yang satu ini, pliss banget!)

Kok jadi gosipin junior sih? 
Memang dia salah apa sama saya? yah meskipun belagu dan gelagatnya bikin pedih mata, at least i do not need any tear drops, sih.... hahaha

Dan akhirnya saya jadi capek sendiri cari jawabannya dan memutuskan untuk tidak banyak komentar lagi tentang orang lain. Kali aja tuh junior sebenarnya baik. Be positive thinking aja dah ^_^
 
Etapi, saya sama teman-teman biasanya kalo ada junior yang emang dari sononya sopan dan rajin, kalo diancam (padahal cuma becanda) ekspresinya lucu, rendah hati, terserah mau pintar apa kagak, pasti saya usahakan biar nilai praktikumnya bisa naik berapa poin sebagai imbas dari perilaku yang baik :)

Contoh yang lain... acara di tv atau berita-berita miring yang tersebar di jejaring sosial. Liat deh komentar-komentar yang ada. Lebih banyak yang tanggapannya tidak enak dibaca daripada komentar yang sifatnya netral. Kadang saya suka gemes sendiri baca komentar yang ada karena biasanya artikel yang di-share itu tidak dibaca dulu, cuman baca judulnya lalu komentar. sigh. Yah begitulah kenyataannya masyarakat di negri ini yang masih malas membaca dan lebih suka sama berita yang isinya menggunjing, berbau SARA, dan provokatif.

Biasanya cuma dengar gosip, tapi ditanggapi negatif lalu membenci. Padahal tidak tau masalah yang sebenarnya. Kemudian, ikut menyebarkan gosip tadi beserta bumbu-bumbu negatif tambahan. Padahal tidak kenal.


Kenapa kau susai orang yang tidak kau suka, padahal itu orang tidak na susaiko?
(kenapa Anda menyusahkan orang yang Anda tidak suka, padahal orang itu tidak menyusahkan Anda?)

Orang kadang terlalu senang dengan berita gosip dan menggujing orang lain yang dikenalinya atau bahkan yang tidak dikenalinya. Bisa jadi orang yang senang menggosipi orang lain karena dia memang tidak suka sama orang itu. Kalau tidak kenal si objek gosip kenapa kita mesti mengeluarkan energi lebih?

====================


Nb: tulisan ini saya copy-paste-edit dari fb saya. Maafkan kalo cara saya menulis di fb suka disingkat² dan tidak mengikuti ejaan yang disempurnakan.

Jumat, 18 April 2014

Jumat, 18 April 2014

Tuhan...
Hanya Engkau tempatku mengadu
Hanya Engkau Ya Tuhan

Hanya padaMu aku bergantung
Sangat sangat sangaaaaat bergantung

Engkaulah tempat ternyamanku ketika aku butuh pendengar yang baik
Engkaulah tempat yang tepat kala memohon solusi
Hanya Engkau...

Tuhan...
Selama ini aku berlaku tak adil padaMu
Selama ini aku yang buta
Aku tak mampu melihat segala kenyamanan yang telah Engkau berikan

Tuhan...
Selama ini aku yang pelupa
Aku tak mampu mengingat siapa yang paling kaya sejagat raya ini
Aku lupa kepada siapa seharusnya meminta dan berterima kasih

Tuhan...
Selama ini aku meminta yang terbaik untuk diriku
Tapi aku tidak melakukan yang terbaik pada perintahMu

Tuhan...
Aku bersalah padaMu
Aku hanya menengokMu saat aku terpuruk
Aku terlampau arogan padaMu

Tapi kasih sayangMu-lah yang menyadarkan aku pada titik yang keterlaluan ini

Tuhan...
Maafkan aku
Ampunilah aku, ampunilah

Tuhan...
Aku tahu aku tidak pantas
Aku tahu

Tuhan...
Aku mohon
Jangan palingkan wajahMu dariku
Jangan tutup pintu rahmatMu untukku
Jangan tutup pintu taubatMu

Jangan Ya Tuhan...
Itulah ketakutan terbesarku

Tuhan...
Aku meyakiniMu
KeberadaanMu
Karena terlanjur merasakan kasih sayangMu, kehebatanMu, semua rencanaMu

Tuhan...
Aku selamanya akan memujaMu
MemujiMu
Bersyukur kepadaMu
Memohon bimbinganMu
Meminta ampunanMu

Wahai Tuhan pemilik semesta alam
Aku bersaksi tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad bin Abdullah adalah utusan terakhirMu

Rabu, 20 November 2013

Random post

Assalamualaikum!! 

Ngg... kali ini saya cuman mau mengungkapkan (lagi) isi pikiran saya saat ini
============================

Rindu aroma sabun beras k-brother
Mengingatkan momen pas lg di lokasi kkn karena di situlah pertama kali saya beli dan gunakan sabun yang aromanya sepeti kue basah dari tepung beras
Hehehe

Makin ke sini, makin nganggur
Makin rindu dengan hiruk pikuk dunia perkampusan (aduh bahasaku...)
Yang merasa tertekan di pertengahan semester. Dari semester satu ke semester yang lainnya. Blum lagi kepanitiaan. Wahwahh

Tapi nih kalo boleh membandingkan perasaan tertekan (baca: stress skala menengah) saya merasa lebih tertekan stres waktu jaman SMA dulu.

Semuanya pasti ada masa stresnya ya? Tapi sejauh yang saya sadari selama ini kok masa bahagia saya lebih mendominasi selama ini.
Yah bersyukurlah saya ini karena dipertemukan dengan teman-teman dan lingkungan yang menyenangkan ^^

Ternyata hidup ini lebih menyenangkan dan tidak semenakutkan tayangan sinetron remaja masa kini (>_<) kalo kita tau caranya.
Sederhana saja... senyum...
Klo mengutip kata teman sebangku di SMA saya dulu "masalah jangan dibawa susah, nanti tambah susah"
Enteng amat nih anak ngomong begitu!  hahaha
Bolehlah dicoba ^^

Sekian tulisan bertema acak kali ini
Babayyy
Oyasumi nasai
Wassalam

Kamis, 29 Agustus 2013

29 Agustus 2013

Assalamualaikum diriku sendiri!!
Oyasuminasai!

Apa kabarmu di malam yang lembab ini?

Apakah masih terbayangi rasa sakit hati dulu kala, ketika tiga tahun yang lalu?

Bagaimana dengan flu keduamu di bulan Agustus ini?

Semoga esok hari kondisi tubuhmu membaik setidaknya satu level

Semoga dirimu ingat untuk tidak mengeluh saat sakit ya
Ingat! sakit itu adalah reminder dari Allah sekaligus pengikis dosa

Semoga esok dirimu lebih dewasa setidaknya satu level

Masa lalu tidak bisa kamu ubah
Ingat! Dia sudah berusaha memperbaiki masa lalunya

Jangan sepelekan usahanya kerasnya dengan cara masih mengungkit masa lalu kalian berdua
Ingat! Kini Dia berusaha membuatmu benar-benar nyaman di sampingnya

Kini Dia berusaha keras demi mendapatkan rasa kepercayaanmu padanya

Jangan kecewakan Dia
Ingat! Posisinya saat ini juga sebagai sahabatmu

================================

My archive

Blogger news

Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot