Pages - Menu

Sabtu, 05 Desember 2015

Report: Acne Scars Journey

Assalamualaikum!
Halo teman-teman ^_^

Sudah lama saya gak ngeblog, etapi kalo lagi weekend begini jadi mood pengen nulis segala macam. As the title said saya mau buat laporan tentang kondisi wajah terakhir saya setelah review ini yang mana ulasannya sudah sekitar setahun yang lalu.  

Saya niat bikin laporan ini karena di tempat saya magang keseringan dengar kata laporan-deadline-laporan-minggu depan sudah harus dikumpul-bantu kerja laporan ya. Tapi cuman dengar, ngerjainnya nggak xixixi *smirking. Sebenarnya pun saya gak ada persiapan buat laporan ini karena fotonya kurang banyak dan ala kadarnya, namun saya rasa cukup mewakili kok lha wong cuma satu bulan aja yang mau diulas ihik.

Sebelum masuk ke produk, saya mau ngasih liat dulu kondisi terakhir wajah saya pas akhir bulan Desember dimana saya sudah selesai menggunakan serum OST. Bisa dilihat di foto kalo bekas jerawat saya masih mencolok. Padahal ini sudah termasuk pudar lho kalo saya bilang. Bisa dibayangkan dong betapa tidak pedenya saya keluar rumah tanpa bb cream saat itu dengan kondisi wajah bak macan tutul selama itu? 

Foto saat akhir Desember

Nah, foto di bawah ini saya ambil pas akhir bulan Januari tepat sehari sebelum saya menggunakan Paula's Choice 2% BHA Liquid (selanjutnya mari kita singkat penyebutan produk ini dengan sebutan PC aja ya). Antara foto pertama dan kedua memang warna kulit saya terlihat beda. Hal ini dikarenakan perbedaan pencahayaan di musim penghujan dan sudut pandangnya. Kadang mendung banget kadang cerah. Makanya warna kulit saya jadi tidak konsisten saat di foto.

Foto akhir Januari

Away better, huh? \^.^/ 
Emang lebih baik sih di situ. Saya akui kalo bekas jerawat di wajah saya jauh lebih baik daripada sebelumnya dan wajah saya jauh lebih cerah dan terasa lembap yang sehat. Apa ya namanya? Hydrated as well? Senang deh! Meskipun kerikil-kerikil komedo putih yang tersebar di seluruh wajah masih ada arrrghhh paling tidak mereka jadi lebih jinak. Maksud saya, isi komedonya jadi lebih gampang dikeluarkan dan tidak sekeras dulu yang beneran kayak biji beras iuhhh

Hafsah pake apa saja selama satu bulan itu setelah menggunakan serum OST? 
hmmm kasih tau gak yah? hehehe 

Kalo rutinitas produknya sih saya pake yang itu-itu saja karena sudah cocok seperti cuci muka dengan sabun pencuci yang sama terus Hadalabo Tamagohada lanjut toner The Body Shop Tea Tree Toner

Dan tahap terakhir nama produknya Sulwhasoo Herb Clinic Restorative Ampoule dan Elisha Coy Ice Herb Whitening Water Drop
Waktu serum OST saya habis, saya kembali ubek-ubek isi laci kali aja dapat sesuatu yang bisa dipake sebagai pelembap atau skincare untuk sementara waktu sampe saya nemu skincare incaran utama si PC ituh sebab nyari PC yang ukuran 30 ml dan yang ready stock tuh gak gampang ya. Trus, dapat deh beberapa sachet Sulwhasoo ini. Saya baru ingat kalo dulu sebelum pake serum OST saya pernah pake Sulwhasoo ini tapi cuma beberapa sachet dan gak ngefek waktu itu. Makanya saya langsung fokus pake serum OST saja.

Sulwhasoo yang ini punya aturan pakai tersendiri dimana penggunaannya cuma boleh digunakan selama lima minggu. Jadi, setiap malam cuma boleh 1 ml saja atau per-sachet gitu. Sedangkan stok yang saya punya cuma cukup sampai dua minggu saja. Pas sachet-sachet saya sudah hampir habis, saya menghubungi kembali penjual yang jualin ini buat restok. Tapi memang benar; dunia tak seindah yang saya duga... stoknya pada habis di semua tempat langganan saya. Ada sih penjual yang lain cuman saya selalu was-was kalo ketemu sama pedagang baru. Mana lebih mahal (10k/sachet) dan belum tentu terpercaya.

Baiklah daripada kemahalan dan was-was begitu mending saya ke tempat belanja online langganan trus cari produk yang bisa disubtitusi dulu sembari saya masih setia bersabar ikhtiar mencari PC incaran saya. Kenapa sih kayaknya ngotot banget nyari PC? Kan susah carinya, mahal pulak! Jawabnya ada di tulisan selanjutnya ya hehehe.

Kemudian saya cari produk sampel yang mengandung kata herb juga. Saya sebenarnya punya ekspekstasi tinggi terhadap produk premium dan mengandung kata herb. Entahlah... saya ngerasa lebih 'click' aja. Ketemulah saya dengan sampel Elisha Coy padahal sebenarnya subtitusi dari Sulwhasoo Herb Clinic ini adalah The History of Whoo Bichup Ja saeng Essence.

Kenapa nggak yang itu saja kan sama-sama produk premium? lagian Ja saeng banyak yang jualin... 
Guys, namanya juga sudah 'Click', apa mau dikata?

Pertimbangannya waktu itu apa ya? lagi-lagi lupa Kalo ndak salah pertimbangan utama saya adalah ingredients ... Sulwhasoo silakan klik dan THW belum nemu. Saya memang KEPO untuk urusan apa saja yang akan saya lekatkan pada kulit saya. Tapi saya tetap hargai kok 'rahasia dapur' THW :)

Selama pemakaian dua minggu Sulwhasoo saya cuman bisa bilang: suka banget sama produk ini. Saya suka dengan teksturnya yang gel tapi agak kental, yang lumer kalo sudah digosok-gosok ditangan trus diratakan di wajah rasanya segar. Trus aroma herbalnya bikin rileks. And guys, hasil yang diberikan gak mengecewakan. Persis seperti klaim di situs resminya. 


FIVE STAR RATE  

Lanjut ke Elisha Coy. Saya lupa pernah beli berapa sachet... tapi seingat saya dalam satu sachet bisa 3 - 4 kali pemakaian gak kayak Sulwhasoo yang satu sachet permalam. Pokoknya saya nyesel deh kenapa gak beli banyak waktu itu T_T padahal tekstur, efek, dan aroma rileksnya sama saja dengan Sulwhasoo tapi EC ini harganya masih lebih murah dan ada sensasi dingin segar bukan digin menyengat lho ya. Cuman selama pemakaian yang kurang dari dua minggu itu belum menunjukan klaim whitening. GPP ah, yang penting wajah saya terhidrasi jadinya terpancar aura sehat dan segar dari wajah. Dududu.

Makasih Ya Allah sudah mempertemukan saya dengan kedua produk cetar bertekstur gel ini dalam bentuk sachet >.<  dan big thanks to skincare  from South Korea terutama untuk merek premium yang sudah repot-repot masukin produk premiumnya ke dalam sachet.... namanya juga marketing... apalah namanya itu pokoke saya senang sekalikkk ^.^ karena harganya  yang full size tuh mehong cyin. Coba aja diklik keterangan gambarnya.
Final result
Better skin texture as 
it's worked well on whitehead and my acne scars
I have healthy, glowing, and hydrated skin
and plumpy 
Both have relaxing fragrant

But
The full size is pricey 
and the sample hard to find (at that time)

Overall
Worth to try

Have a nice weekend



**********

Sampai jumpa di tulisan saya selanjutnya yang membahas Paula's Choice Skin Perfecting 2% BHA Liquid dan beberapa kesimpulan pribadi saya setelah mengalami purging...

Bye bye and wassalam


Sabtu, 29 Agustus 2015

[Favorite on Youtube] : Lagu Cover

Haiiii!

Assalamualaikum!!!


Entah sejak kapan saya keranjingan nonton Youtube untuk tayangan yang lebih variatif. Lebih dari sekedar belajar dandan dari kanalnya mbak Michelle Phan ataupun ngunduh video terbaru Big Bang. Itu dulu banget. Mungkin sekitar tahun 2010 ngikutin Big Bang setelah itu saya lebih banyak tongkrongin laporan praktikum... pelototin ikan... kepoin kehidupan si rajungan... ah sudahlah. Bodo amat.

Sekarang sih kayaknya tiada hari tanpa nonton yutub, tapi dilema juga karena boros kuota internet T_T alasannya karena males nonton tayangan tipi T_T 

Kali ini pilihan saya emang banyakan dari Barat yah karena faktor audiovisual gitu. Suara? enak di telinga, improvisasi nada dan aransemen versi mereka? banyak yang bagus, bahkan MVnya 'niat' banget.

Berikut adalah daftar lagu cover Youtube favorit saya berdasarkan audiovisual ya. Enak didengar dan enak dilihat.
Cekidot!

Kurt Hugo Scheider
First of all, saya mau menyebutkan kanal (channel) terfavorit saya di yutub. Kurt Hugo Scheider. Di sini saya menemukan dan mulai tau penyanyi-penyanyi kece di yutub ternyata ada ba-nyakkk. Kurt sendiri bukan penyanyi melainkan seorang produser musik dan filmmaker dan tidak jarang juga dia muncul di videonya sambil main alat musik. Jadi yah wajar saja kalo MV penyanyi cover yang berkolaborasi dengan Kurt kualitasnya kece-kece kayak MV penyanyi papan atas. 



Next!

Stay High - Tove Lo
Ada dua versi cover yang saya suka. Pertama versi Chrissy Costanza dan kedua Madilyn Bailey & Alex Goot

Versi pertama yaitu Chrissy Costanza. Kalo dengar yang versi ini, mood lagu sepertinya marah. Apa mungkin karena tipe suara Chrissy yang berbanding terbalik dengan keimutan wajahnya?



Sedangkan versi Madilyn Bailey ft. Alex Goot nuansa lagunya lebih galau, gundah gulanah, pasrah, putus asah



Just A Dream - Nelly
Versi Sam Tsui & Christina Grimmie (masih dari kanalnya Schneider >.<) lagu yang ini enak di kuping saya. Saya emang lebih doyan dengar lagu cover yang duet kayak gini. Yeah. 



Irish - Goo Goo Dolls
Versi Hannah Trigwell yang ini bikin meleleh perasaan dan air mata *eh*


Counting Stars - OneRepublic
Lagu yang satu ini moodbooster banget baik versi cover maupun yang aslinya


Heart Attack - Demi Lovato
Versi Sam Tsui & Chrissy Coztanza




Nah kalo yang berikut ini lagunya di-cover cuma pake alat musik. Enak deh dengarnya sebelum tidur ^_^ dan sejauh ini The Piano Guys ini kanal andalan saya di Youtube untuk menikmati lagu-lagu instrument sekaligus MV-nya yang memanjakan mata. Sukak bingits!

Don't You Worry Child - Swedish House Mafia



Titanium/Pavane - David Guetta/Faure





**************************


Well, beberapa lagu cover yang sudah saya sebutkan di atas merupakan lagu cover yang saya favoritkan. Sebenarnya masih banyak yang saya suka seperti Boyce Avenue dan Maddi Jane, tapi yang di atas tadi yang paling sering bikin saya bolak-balik nontonnya.




Saya sering nemu komentar-komentar yang tidak jarang berujung pada perdebatan yang tidak jarang pula arah pembicaraan jadi ngelantur sampai ke luar angkasa dan ada pula yang membanding-bandingkan objek yang tidak setara. Tidak jarang. Banyak.

Yah namanya juga fans -___- apa pun dilakukan biar idolanya tiada tandingan di matanya. Fiuhhh.
*sekian curhatnya *saya sih maklum aja

Anyway, ada juga lagu yang banyak dinyanyikan ulang oleh orang lain tapi saya belum nemu yang sama bagusnya dengan versi lagu aslinya yaitu Love Me Like You Do oleh Ellie Goulding dan lagu lawas populer Yuki no Hana oleh Mika Nakashima karena menurut saya ada lagu tertentu yang membawa rasa (feel) tertentu jika didengar dan "rasa tertentu" itu hanya bisa disampaikan oleh tipe dan teknik vokal tertentu.

Sudah dulu ah. Kepanjangan soalnya.

Ini favoritku, mana favoritmu?


Jumat, 10 April 2015

New lullaby

http://alohafsah.tumblr.com/post/116033770247/listening-to-fine-on-the-outside-by-priscilla-ahn

Lagu ini merupakan soundtrack dari anime Jepang When Marnie was there (Omoide no Marnie, klo gak salah)

Senang sekali nemu lagu ini di youtube secara random. Pas dengar lagunya yang mendayu-dayu... hmm kayaknya cocok dijadikan lagu pengantar tidur. Dan emang bener sukses bikin saya ngantuk hehehe

Kamis, 13 November 2014

Review O.S.T Vitamin C20 Serum

Holaaaaa
assalamualaikum!!!

Rasanya capek juga nggak bikin tulisan apapun ya? *bingung* Lebih baik saya nulis apa saja daripada apa saja saya pendam di dalem ati n pikiran. Ntar yang ada beban pikiran tambah berat dan berat badan naik gara-gara beratnya di pikiran, bukan di dosa atau di perut... abaikan!

Okeh para pemirsah yang budiman dimanapun kalian berada...saya sebenarnya ngarep kali aja ada yang baca tulisan ini saya mau cerita dikit tentang produk perawatan wajah saya lama sebulan lebih ini yang ditujukan untuk masalah bekas jerawat. Namanya agak panjang tapi tersohor banget. Sebelumnya mohon maaf kalo foto-foto saya rada noise soalnya pake kamera hape 5 MP. 

Nih kenalin...
Namanya O.S.T Vitamin C20 Serum nama panjangnya silakan lihat di dus berasal dari Korea. Alhamdulillah, emang bener dari Korea dan jelas asal-usulnya. Dulu waktu masih terjebak di jaman jahiliyahnya saya, saya pernah pake serum katanya dari Korea, tapi tulisan kemasannya pake huruf kanji semua dan minim info, website resminya aja gak ada... trus pernah juga pake (katanya) cairan pemutih, setelah ngeh, eh itu aer alkohol diwangiin. Pantesan ini pipi kering kerontang #curhat

Sebelum pake serum ini, saya pake Vitacid (asam vitamin A/tretinoin). Pas masa peralihan produk, wajah saya diistirahatkan dulu tiga hari. Takutnya nanti ada reaksi yang tidak diinginkan. Jadi, selama tiga hari itu saya cuma pake toner tea tree.

Alasan beralih ke serum ini murni karena pe-na-sa-ran gegara banyak yang review positif dari mancanegara maupun tanah air. cieehhh. Saya penasaran seberapa ampuh vitamin c ini dibanding vitamin a dalam menyelesaikan kasus bekas jerawat saya yang asli bikin minderrrr...
Nasiiibbb nasiiib punya jari-jari gatal -___-
 




Serum ini dikemas dalam botol kaca gelap, dilengkapi penutup botol berpipet, dan ditaruh dalam dus yang tebal. Beneran tebal... sampe sekarang kagak penyok lho itu padahal botol serum ini saya simpan terus dalam dusnya trus dimasukin ke kulkas. Kadang ngerasa kalo luar dusnya kayak lembab gitu, tapi bagian dalam dus tetap kering.Isinya 30 ml, tapi saya sudah pake selama lima mingguan baru habis setengah botol ^_^. Di dusnya diinstruksikan cara pake yaitu dua sampe tiga tetes, tapi saya pakenya sepipet hehehe biar sisanya ta'oles di punggung tangan sama jari kaki, yeahhh 



Cairan serum ini berwarna jingga dan bening (transparent), aromanya kayak jeruk manis, dan setelah dipake di wajah ada sensasi tingling beberapa detik dan kadang terasa lengket. Semoga kalian ngerti maksud saya... 

Cairan serum ini licin saat pertama kali diteteskan ke tangan dan diaplikasikan ke wajah. Sesaat kemudian baru terasa lengket.

Mari kita tengok daftar komposisinya...
Berbahan dasar air dan ascorbic acid (setau saya, ini nama kimianya vitamin c).
Ada alkoholnya, mungkin sebagai pelarut karena saya tidak merasakan adanya sensasi nyess ala air alkohol umumnya. 
Menurut saya, bahan serum ini bagus-bagus ya... ada vitamin c, vitamin b3 (niacinamide), vitamin e (tocopheryl acetat), dan ekstrak tanaman.



Keterangan cara penggunaan, cara penyimpanan, dan lainnya

Pas saya liat riwayat penelusuran kata kunci O.S.T Serum ini, kok masih ada yang nanya cara pakenya ya? padahal kan sudah tercantum jelas di kemasannya... Cuci muka >> Toner >> Serum ... optional aja kalo mau tumpuk lagi dengan krem malam. 
Saya sendiri biasanya, serum dituang ke telapak tangan trus tangan digesek-gesek sampe hangat trus dioles ke wajah dan leher. Dan kalo lagi males pake dua tangan, kadang saya cuma tetesin serum secukupnya di ujung jari tengah trus di tap-tap ke wajah sampe rata.    

Oke, sekarang saatnya siap-siap saya mau ngasih liat perubahan yang terjadi selama sebulan pemakaian. Saya mesti siap mental pamerin pipi yang sudah kayak macan tutul gara-gara mencetin komedo. Iya, komedo. Bukan jerawat. Muka saya tiba-tiba jadi comedo prone (rawan komedoan) setelah treatment Vitacid.

Bagian dahi
Beginilah bagian dahi saya. Bagian ini yang jerawatnya paling ogah minggat. Tapi sebenarnya serum vitamin c ini saya gunakan untuk memudarkan bekas jerawat saja. Kalo ada manfaat lainnya sih alhamdulillah ya... kalo ada.
Bisa diliat perbandingan dari foto-foto di bawah. Noda bekas jerawat, kemerahan, sama fresh acne scar mulai jinak selama sebulan lebih. Kalo dari fotonya, seperti tidak ada perubahan tapi beda lagi kalo dielus-elus. Sudah mulai rata. yiihaaaa >.<


Bagian pipi
Kondisi bagian pipi mirip-mirip sama bagian dahi. Cuman di pipi lebih parah whitehead - komedo putihnya. Dulu sebelum pake toner tea tree, raaaajiiiiin banget pejet-pejet nih pipi. Komedonya bikin gemes. Sekali elus pipi serasa nih pipi banyak kerikilnya. Saya kira efek mencet komedo tidak sama kayak mencet jerawat ternyata... lebih heboh noda bekas komedo daripada jerawat.
 
bagian pipi kiri

bagian pipi kanan

Kesimpulan selama pemakaian 5 minggu:
  • Memudarkan bekas jerawat
  • Belum cukup melembabkan
  • Belum cukup mencerahkan seluruh wajah
  • Agak mahal IDR 250K (tergantung tempat belinya)
Meski menurut saya serum ini belum cukup melembabkan wajah saya hingga detik ini, saya tetap akan pake sampe habis dulu dan rencananya saya pengen lengkapi pemakaian serum ini dengan crema malamnya.

Oke. Sekian dulu laporan salah satu produk skincare saya. Produk skincare yang lainnya nyusul ya.
Wassalam ^_^

 
Update
Akhirnya lagi mood buat ng-update >.<

Ternyata benar dugaan saya;
  • Serum ini habis dalam dua bulan (emang seharusnya cuma dua bulan sih) jadi jatohnya 125K/month, masih mahal ya? eh?
  • Di hari-hari terakhir masa penghabisannya, wajah mulai lembab (tapi dikit), makanya tingkat kecerahan wajah segini-gini aja.
  • Alhamdulillah, bekas jerawat yang tadinya kayak pulau-pulau besar berangsur nyusut ukurannya
anyway, saya pernah punya pengalaman insidentil dengan serum ini. Tapi, karena sifatnya insidentil makanya saya gak punya foto before & after <<< takut dibilangin no photo = hoax

Kejadiannya waktu saya ikut Emak ke Makale, Tana Toraja yang suhunya brrrrrr >,<. Jadi saya bawa krim tangan biar tangan saya gak semakin kering. Saya pake krim tangan dari *BS varian almond. 
Saya gak cuma pake untuk tangan tapi kaki juga hihihiii... Beberapa jari kaki kanan saya ada yang kulitnya kasar dan terkelupas dan sudah lama kayak gitu kondisinya *nangis*

Nah, sebelum tidur kan saya templokin serum dulu di muka dan biasanya masih ada sisa serum yang lengket di telapak tangan trus ta'oles diratakan sampe punggung tangan, selanjutnya pake krim tangan yang cara pakenya sama kayak pake serum: keluarkan krim secukupnya ke telapak tangan trus kedua telapak tangan gesek-gesek sampe hangat, setelah itu baru diusap secara rata di punggung tangan dan... jari-jari kaki...
Setelah itu, pasang kaos kaki dan tarik selimut... oyasuminasai!

Paginya saya gak terlalu perhatiin kaki saya jadinya kayak apa... tapi pas dielus-elus, kok halus? waktu saya perhatikan di tempat yang terang, emang kondisi kulit jari kaki saya yang tadi malemnya masih kasar-tebal-terkupas pagi ini jadi halus. Bagian kulit mati yang biasanya 'agak tanggung' buat 'bersihkan' tiba-tiba jadi rata. Di situ saya kadang merasa hepi T.T

Ternyata kombinasi krim tangan almond dan serum ini works well on me... ah senengnya, padahal kemaren-kemaren sempat intens pake krim kaki tapi ndak ada perubahan. Sama halnya waktu masih single use antara sisa serum di tangan yang dioles di kaki dan krim tangan almondnya yang ta'oles juga di kaki... gitu-gitu aja -____- emang harus dikombinasi, itu menurut jari kaki saya.... gak tau ya kalo menurut jari kaki orang lain

Saya: Bagusmi jari kakiku waktu sa campur serum sama krim tanganku 
Pacar: Kenapa ndak qta pake juga ke muka ta itu?
Saya: *keluarin taring* rrrrrrrggghhhhrrr





My archive

Blogger news

Twitter Bird on The Tree by Tutorial Blogspot